Ringkasan Berita:
- Kelompok masyarakat dari Sulawesi Barat melakukan demonstrasi di depan kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulbar guna menyampaikan dukungan terhadap kelangsungan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
- Para peserta mengharapkan Gubernur dan Ketua DPRD Sulbar untuk menunjukkan dukungan terhadap Program MBG serta meningkatkan pengawasan terhadapnya.
- Kegiatan berjalan secara damai di bawah pengawasan aparat kepolisian, sementara para peserta menyampaikan pendapat mereka melalui pidato serta memasang atribut dukungan.
TRIBUN-SULBAR.COM,MAMUJU TENGAH - Kelompok Perwakilan Rakyat Sulawesi Barat (Asmara) melakukan demonstrasi di luar Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sulawesi Barat, Jalan Abd Malik Pattana Endeng, Mamuju, pada hari Senin (29/6/2026).
Para peserta unjuk rasa terdiri atas pegawai Unit Layanan Ketersediaan Pangan (ULKP) yang berasal dari beberapa daerah di Sulawesi Barat.
Pada kegiatan ini, peserta menggelar umbul-umbul dan pamflet yang menyampaikan dukungan kepada Program Makanan Sehat Gratis (MBG), sebuah program unggulan dari Presiden Prabowo Subianto.
Dengan pidato mereka, para demonstran meminta warga untuk turut menjaga pelaksanaan program MBG sehingga tetap berlangsung dan bermanfaat bagi anak-anak maupun masyarakat umumnya.
"Teruskan MBG demi kesejahteraan rakyat dan kecukupan gizi anak. Hidup para pekerja," ujar kerumunan orang secara bergiliran.
Selain memberi dukungan, Asmara juga mengemukakan tiga permintaan kepada Pemerintah Daerah Sulawesi Barat dan DPRD Sulbar.
Pertama, mereka mengajukan permohonan kepada Gubernur Sulawesi Barat untuk memberikan pernyataan dukungan yang jelas terkait kelangsungan Program Makan Bergizi Gratis.
Kedua, para demonstran meminta pemerintah untuk meninjau kembali sistem pengawasan program dan menyusun tim tugas (satgas) yang beroperasi secara jujur serta melibatkan partisipasi masyarakat.
Ketiga, mereka mengajukan permohonan kepada Ketua DPRD Sulawesi Barat untuk memberikan pernyataan dukungan terhadap kelangsungan Program MBG serta meningkatkan peran pengawasan DPRD dalam pelaksanaannya.
Kegiatan berjalan dengan lancar dan aman dalam pengawasan petugas polisi.
Masyarakat menyampaikan pendapatnya melalui pidato tanpa melakukan perusakan ban atau aktivitas yang meresahkan keamanan publik.(*).
Wartawan Tribun-Sulbar Baiq Sukma Widiawati
Post a Comment