Modric Bawa Kroasia Lolos, Rekor Tak Terkalahkan Messi & Ronaldo Tertoreh

Luka Modric mencatat sejarah dalam Piala Dunia 2026 setelah memandu Kroasia melaju ke fase 32 besar. Yang menarik, rekornya hingga saat ini masih tak terkalahkan oleh Lionel Messi maupun Cristiano Ronaldo.

Pemain tengah berumur 40 tahun berhasil memandu tim nasional Kroasia melaju ke babak 32 besar setelah mengalahkan Ghana, hari Minggu (28/6/2026) pagi waktu Indonesia Barat.

Dalam pertandingan terakhir Grup L Piala Dunia 2026, Tim Vatreni berhasil menumbangkan lawannya dengan hasil akhir 2-1.

Indikasi kemenangan Kroasia tampak sejak babak pertama ketika Petar Sucic menciptakan gol di menit ke-31.

Gol itu kemudian diimbangi oleh The Black Stars pada menit ke-73 melalui pemain belakang andalan mereka, Derrick Luckassen.

Namun, saat pertandingan diprediksi akan selesai dengan skor seri, Nikola Vlasic menjadi pahlawan melalui gol yang dicetaknya pada menit ke-83.

Goal itu dicetak oleh Vlasic melalui sundulannya setelah memanfaatkan tendangan sudut yang dieksekusi oleh Luka Modric.

Berkat gol itu, Tim Nasional Kroasia berhasil menduduki peringkat dua Grup L Piala Dunia 2026 dan memperoleh tiket untuk melaju ke babak 32 besar.

Tak terduga, kesuksesan tim finalis Piala Dunia 2018 tersebut dalam melaju ke babak 32 besar diiringi dengan penciptaan rekor mengesankan oleh Modric.

Berkat bantuan dari gol Vlasic, Modric meraih rekor menjadi pemain paling tua yang memberikan umpan pembuka dalam Piala Dunia.

Menurut laporan ANTS dari TyC Sports, rekor ini masih sulit dicapai oleh Lionel Messi maupun Cristiano Ronaldo.

Luka Modrić memecahkan rekor menjadi pemain dengan jumlah umpan terbanyak dalam Piala Dunia yang berusia paling tua, yaitu saat ia menginjak usia 40 tahun dan 292 hari.

Messi masih gagal meraih rekor itu dikarenakan usianya saat ini hanya 39 tahun 4 hari, sementara Ronaldo yang telah berusia 41 tahun 144 hari belum memberikan umpan gol dalam Piala Dunia 2026.

Sebelum memecahkan rekor tersebut, posisi pemain dengan assists terbanyak yang paling tua dimiliki oleh striker Bosnia dan Herzegovina, Edin Dzeko.

Dzeko mencatatkan rekor ini beberapa hari sebelum Modric, yaitu ketika Bosnia-Herzegovina menghadapi Swiss pada Jumat (19/6/2026) waktu setempat.

Dzeko mencatatkan rekor itu pada usia 40 tahun 109 hari ketika memberikan umpan saat timnya kalah 1-4 melawan Swiss.

Rekor ini memperkuat posisi Luka Modric sebagai salah seorang pesepak bola paling hebat dalam sejarah Piala Dunia.

Walaupun rekor itu mungkin tidak akan bertahan selamanya, namun penampilannya yang stabil dalam lima gelaran Piala Dunia layak dipuji.

Terlebih lagi, Luka Modrić berhasil memimpin Kroasia tampil tangguh dalam dua penyelenggaraan terbaru, yaitu pada gelaran 2018 dan 2022.

Pada edition 2018, ia mampu membawa rekannya sesama negara melaju ke babak final untuk pertama kalinya dalam sejarah, meskipun tidak berhasil meraih gelar juara.

Di versi tahun 2022, Vatreni mampu melaju ke babak semi final serta meraih posisi ketiga terbaik.

Sekarang, Modric ingin meniru prestasi timnya dalam dua edisi sebelumnya dan akan memulai langkah menuju final dengan bertanding melawan Portugis di babak 32 besar.

Post a Comment

Previous Post Next Post