Brian Uriarte: Dua Kesalahan Kunci Hambat Kompetisi di Moto3 Belanda 2026

Pembalap Red Bull KTM Ajo, Brian Uriarte, mengeluhkan dua peristiwa yang menyebabkannya hanya mampu finish di posisi keenam dalam lomba Moto3 Belanda tahun 2026.

Selama lomba berlangsung pada hari Minggu (28 Juni 2026), Uriarte menunjukkan penampilan yang relatif stabil.

Ia pernah memimpin arah perlombaan meskipun hanya sebentar saja.

Setelah mengikuti lomba, Uriarte percaya bahwa ia mampu berlaga dengan baik tanpa kendala apapun.

Lawan Veda Ega Pratama kemudian mengkritik dua kejadian yang berlangsung selama perlombaan.

Pertama kali yang ia perhatikan ialah kesalahan yang terjadi di babak kedua.

Pemimpin lomba, Uriarte justru melenceng hingga terpaksa mundur ke belakang.

Selanjutnya, Uriarte hampir mengalami Berikut beberapa variasi parafraze dari kalimat tersebut: 1. Kemudian, Uriarte nyaris terkena dampak 2. Setelah itu, Uriarte hampir menghadapi 3. Berikutnya, Uriarte nyaris mendapat pengaruh 4. Selain itu, Uriarte hampir merasakan 5. Karena itu, Uriarte nyaris mengalami peristiwa Jika kamu ingin saya melengkapi kalimat atau menyesuaikan dengan konteks tertentu, beri tahu saja! highside saat lomba memasuki putaran keenam.

"Pertandingan kali ini diwarnai dua momen menguras emosi yang pernah kita alami," kata Uriarte dikutip dari situs resmi ANTS. Red Bull KTM Ajo .

Kedua kejadian itu agak mengganggu saya, terutama yang kedua...

Jika bukan karena kejadian tersebut, saya percaya dapat berlaga di depan tanpa kendala.

Hal tersebut dapat dibuktikan dengan catatan waktu saya yang paling baik di akhir lomba.

Kemampuan tersebut memang nyata dan kami sadari.

Maka dari itu, kami akan beralih ke seri Jerman guna memperlihatkan penampilan terbaik lagi.

Karena minggu ini, kami berhasil meraih banyak poin... Poin diperoleh melalui peringkat keenam yang diraih dengan kesulitan.

"Sama seperti biasanya, saya mengucapkan terima kasih kepada tim karena usaha yang telah mereka lakukan serta penampilan maksimal mulai dari awal hingga akhir," lanjutnya.

Walaupun masih gagal meraih posisi tiga terbaik, Uriarte dapat dianggap lebih beruntung dibanding rekannya, Alvaro Carpe.

Carpi yang memulai perlombaan dari urutan kedelapan akhirnya gagal menyelesaikan lomba.

Kejadian menakutkan terjadi ketika dia jatuh dan tertindih oleh pembalap lain dari samping.

Keberuntungan memihak, kejadian itu tidak membuat Carpe menderita luka serius.

"Momen ini sangat mengkhawatirkan," katanya.

Sebenarnya kami merasa sangat tangguh setelah bekerja dengan cukup maksimal sepanjang minggu.

Seharusnya kita mampu meraih hasil yang baik dalam sesi lomba...

Tetapi, justru saya membuat kesalahan kecil pada putaran kedua.

dampak dari peristiwa tersebut sangat signifikan, namun beruntung hanya menyisakan luka yang sedikit.

Kami berupaya untuk melanjutkan lomba lagi. Namun, ambil risiko yang terlalu besar tampaknya bukan hal yang baik.

Pada akhirnya, kita perlu memperhatikan sisi baik dari minggu ini.

"Lebih baik fokus pada lomba berikutnya yang sangat krusial sebelum liburan musim panas," tambah Carpe.

Post a Comment

Previous Post Next Post