Ringkasan Berita:
- Mobil yang tenggelam di Jalan Ir Soekarno, Pasangkayu, telah berhasil ditarik oleh petugas pemadam kebakaran dengan menggunakan kendaraan pengangkat.
- Petugas sampai di tempat kejadian beberapa menit setelah mendapatkan informasi dan berhasil membawa kendaraan keluar dengan lancar.
- Tidak ada orang yang terluka dalam peristiwa itu. Badan Penanggulangan Bencana menyampaikan himbauan kepada para pengemudi untuk waspada saat melewati jalur yang rentan longsor, khususnya di waktu malam.
TRIBUN-SULBAR.COM,PASANGKAYU -Mobil yang terbenam di Jalan Ir Soekarno, Desa Pasangkayu, Kecamatan Pasangkayu, berhasil dievakuasi oleh petugas Damkar Pasangkayu pada hari Minggu (28/6/2026) malam.
Menurut laporan yang diterima, data insiden sampai di Pos Pemadam Kebakaran sekitar jam 22.21 WITA.
Melanjutkan laporan tersebut, sebuah kendaraan pemadam kebakaran segera dikirim pada jam 22.23 WITA dan sampai di tempat kejadian dalam waktu dua menit saja, yaitu pukul 22.25 WITA.
Saat tiba di tempat kejadian, petugas menemukan sebuah mobil terjebak karena ban kendaraan mengalami kerusakan hingga membuatnya tak mampu bergerak sendiri.
Petugas selanjutnya melaksanakan prosedur dengan menggantung tali pengait yang terhubung pada kendaraan pemadam kebakaran.
Pengangkutan kendaraan dilaksanakan dengan penuh kehati-hatian untuk mencegah terjadinya kerusakan lebih lanjut.
Berkat bantuan kendaraan pemadam kebakaran, mobil itu akhirnya bisa diekstrak dari tempat yang tenggelam dan kembali berada di permukaan jalan.
Saat proses penanganan darurat sedang berjalan, kondisi di tempat kejadian tetap dalam keadaan aman dan dapat dikontrol.
Tidak ada korbannya yang meninggal atau terluka akibat kejadian itu.
Personel juga memverifikasi bahwa kendaraan telah dievakuasi secara aman sebelum pergi dari tempat kejadian.
Kepala Tim (Danru) Pengawas Kebakaran Pasangkayu, Isham, ketika diwawancarai pada hari Senin (29/6/2026), menyampaikan bahwa petugas bertindak cepat setelah mendapatkan informasi dari masyarakat.
"Kendaraan terjebak karena tanah retak, maka kami melaksanakan evakuasi dengan menggunakan mobil pemadam kebakaran sampai kendaraan dapat dikeluarkan. Alhamdulillah semua berlangsung lancar dan tidak ada korban," kata Isham.
Pada operasi ini, anggota yang terlibat meliputi petugas pemadam kebakaran dari Pasangkayu, di bawah pimpinan Danru Piket Isham beserta Perwira Piket Asruddin S.IP.
Badan Penyelamat Kecelakaan Pasangkayu meminta warga untuk lebih waspada ketika melewati jalur jalan di waktu malam, khususnya di daerah dengan kondisi tanah tidak stabil atau adanya tepian jalan yang bisa membuat kendaraan tenggelam.
Respon cepat dari masyarakat dalam memberikan laporan mengenai peristiwa tersebut dianggap sangat penting sehingga tindakan penanganan bisa langsung dilakukan. (*)
Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com Taufan
Post a Comment