Bus Damri Sebatik Nunukan Diumumkan Beroperasi pada 2027: Rincian Jalur dan Harga Terbaru

Ringkasan Berita:
  • Dinas Perhubungan Kabupaten Nunukan menawarkan operasi jalur baru bus Damri dari Bambangan ke Aji Kuning serta dua jalur tambahan lainnya, dengan harapan dapat terealisasi pada tahun 2027.
  • Rute ini menyediakan layanan transportasi bersubsidi sebagai awal pembukaan akses pengangkutan di daerah yang belum terjangkau oleh angkutan umum, dengan jalur melewati beberapa lokasi di Sebatik dan Nunukan.
  • Usulan ini sudah diperkenalkan kepada warga dan memperoleh tanggapan yang baik, meskipun pernah dihadapi penentangan oleh sejumlah pengemudi transportasi umum.

ANTS, NUNUKAN - Perhatikan informasi terkini mengenai bus Damri di Sebatik, Nunukan, yang diajukan dapat mulai beroperasi pada tahun 2027.

Artikel ini juga menyajikan rincian jalur penuh beserta harganya, yang harus diketahui oleh calon pengguna jasa.

Badan Perhubungan (Dishub) Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, kembali menawarkan pelaksanaan rute bis damri yang sebelumnya terhenti karena kebijakan pemangkasan dana oleh pemerintah pusat.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Nunukan, Mahyuddin, menyebutkan bahwa rute perintis Bambangan yang berada di Kecamatan Sebatik Barat dan bertujuan ke Aji Kuning di Kecamatan Sebatik Tengah, melewati Sebatik Induk diperkirakan akan terealisasi pada tahun 2027 sesuai dengan petunjuk dari Kementerian Perhubungan.

Jalur Bambangan - Aji Kuning sebenarnya telah dijadwalkan sejak tahun 2025.

Namun pada saat itu terjadi penghematan, sehingga anggaran dipangkas lagi.

Menurut Mahyuddin, sesuai dengan surat dari Kementerian Perhubungan, usulan tersebut akan diajukan kembali pada tahun 2026 dan diharapkan dapat dilaksanakan pada 2027.

Menurut dia, usulan permulaan hanya meliputi satu rute.

Namun, Pemerintah Daerah Kabupaten Nunukan mengusulkan penambahan dua rute pelayaran baru, yaitu dari Yamaker menuju Binusan di Kecamatan Nunukan, serta dari Yamaker di Kelurahan Nunukan Barat ke Pasar Mamolo di Kelurahan Nunukan Selatan.

Pada awalnya yang diminta hanyalah satu rute.

Namun pihak pemerintah daerah berharap menambahkan dua rute tambahan, yakni dari Yamaker menuju Binusan serta Yamaker ke Pasar Mamolo.

Di tahun 2027 nanti, katanya kepada ANTS, Senin (29/6/2026).

Mahyuddin mengatakan bahwa semua rute ini adalah pengangkut subsidi awal, yang bertujuan untuk memberikan akses transportasi ke daerah-daerah yang sebelumnya tidak terlayani oleh kendaraan umum.

Jalur Bambangan - Aji Kuning selanjutnya melewati Terminal Bambangan, Bambangan, Mantikas, Sebatik Induk dan berakhir di Pasar Aji Kuning yang terletak di Kecamatan Sebatik Tengah.

Karena ini rute subsidi awal, jalur yang digunakan merupakan jalan yang sebelumnya tidak pernah dilewati oleh kendaraan umum yang beroperasi saat ini.

Jadi dibuatkan rute yang baru," katanya.

Pada ujung jalur nanti tidak akan didirikan terminal, tetapi hanya tersedia tempat berhenti seperti halte atau tenda peneduh.

Dinas Perhubungan Nunukan sudah melaksanakan sosialisasi terhadap warga di kawasan Sebatik.

Berdasarkan pendapat Mahyuddin, masyarakat merespons positif rencana operasi rute tersebut, meskipun ada penolakan dari beberapa supir transportasi umum.

Bila masyarakat menerimanya secara positif." "Jika masyarakat meresponsnya dengan baik." "Bila penduduk menyambutnya dengan baik." "Terkait penerimaan masyarakat yang baik." "Sekiranya masyarakat menerima dengan tulus.

Terdapat penentangan dari para pengemudi transportasi umum, namun hal ini wajar mengingat kaitannya dengan persaingan bisnis.

"Pengalaman pada rute Sebuku-Lumbis semula ditolak, kini telah berjalan lancar," ujar dia.

Dia menyatakan bahwa penyediaan transportasi umum adalah tanggung jawab pemerintah sesuai dengan yang tertuang dalam UU No. 22 Tahun 2009 mengenai Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Namun terkait biaya, Dinas Perhubungan sudah menyarankan jumlah tarif ke Departemen Perhubungan sesuai dengan perhitungan jarak yang ditempuh.

Hasil penelitian selanjutnya akan kembali disesuaikan oleh Kementerian Perhubungan bekerja sama dengan Damri.

Perkiraannya mencapai sekitar Rp50 ribu dari jalur Bambangan hingga Aji Kuning," tutupnya.

(*)

Penulis: Fatimah Majid

Post a Comment

Previous Post Next Post