Ringkasan Berita:
- Permintaan untuk mendaftar di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) dalam Ujian Masuk PTKIN Tahun 2026 mengalami peningkatan, dengan jumlah keseluruhan peserta yang telah menyelesaikan proses pendaftaran mencapai 111.353 orang.
- Menteri Agama Republik Indonesia Nasaruddin Umar menyatakan bahwa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) memiliki peranan dalam menghasilkan generasi berkualitas yang bersifat integritas serta seimbang.
ANTS Minat kalangan pemuda untuk melanjutkan pendidikannya di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) semakin meningkat secara mencolok.
Terungkap dalam acara Penilaian dan Rapat Pengajuan Lulusan Seleksi Masuk PTKIN (UM-PTKIN) Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Panitia Nasional PMB PTKIN di Hotel The Grand Platinum, Jakarta, pada hari Minggu (28/6/2026).
Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. Nasaruddin Umar, MA, menyatakan bahwa PTKIN mempunyai peran penting sebagai lembaga pendidikan dan juga penyiar agama.
Dia mengatakan bahwa proses penerimaan mahasiswa baru bukan hanya kegiatan administratif, tetapi merupakan bentuk investasi jangka panjang dalam membentuk sumber daya manusia yang berkualitas.
"Penerimaan mahasiswa baru merupakan pintu masuk pertama. Di sini kita memilih calon-calon pemimpin masa depan yang bukan saja cakap dalam ilmu pengetahuan dan mampu menguasai teknologi, namun juga memiliki kejujuran yang teguh serta tekad kuat untuk menjunjung nilai kerukunan antarumat beragama," kata Menteri Agama kepada para Rektor dan Ketua Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri se-Indonesia.
Sejalan dengan Menteri Agama, Direktur Jenderal Pendidikan Islam dari Kementerian Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. Amien Suyitno, M.Ag., memberikan apresiasi terhadap kesuksesan perubahan digital dalam sistem UM-PTKIN.
Kolaborasi serta peningkatan penggunaan teknologi informasi di berbagai kampus diyakini telah mampu meningkatkan tingkat kepercayaan masyarakat secara bertahap seiring berjalannya waktu.
"Keyakinan masyarakat merupakan nilai paling berharga bagi kami. Proses pemilihan yang bersih, adil, serta dapat dipertanggungjawabkan menjadi faktor utama mengapa lembaga PTKIN semakin disukai sebagai pusat pendidikan tinggi unggulan di Tanah Air," ujar Amien Suyitno.
Pada waktu yang bersamaan, Ketua Komite Nasional PMB PTKIN 2026, Prof. Dr. Abd. Aziz, M.Pd.I., menyampaikan data statistik mengenai peningkatan jumlah peserta yang mendaftar secara signifikan.
Sebanyak 142.836 siswa sudah mendaftar dan memiliki akun, dari jumlah tersebut 118.524 orang memilih jurusan mereka, sehingga berjumlah total 111.353 peserta yang berhasil menyelesaikan proses pendaftaran. Pengumuman UM-PTKIN akan dapat dilihat mulai tanggal 30 Juni 2026 jam 15:00 WIB di halaman resmi.
"Data akhir tahun ini menggambarkan tren perkembangan yang stabil bila dibandingkan dua tahun sebelumnya, yakni 95.321 peserta di tahun 2024 serta 102.445 peserta pada tahun 2025. Hal ini menunjukkan bahwa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) semakin bersaing dan diminati oleh lulusan SMA/MA/SMK/Pesantren," ujar Prof. Abd. Aziz. (*)
Post a Comment