Menteri Kesehatan: Satu Sendok Mayones Sama dengan Sepiring Gorengan

Ringkasan Berita:
  • Menteri Kesehatan memperingatkan bahwa satu sendok makan mayones memiliki kandungan sekitar 100 kalori yang setara dengan satu porsi gorengan lantaran komposisi utamanya yaitu minyak.
  • Penggunaan saus selada dalam hidangan seperti dim sum telur asin dan sushi bisa membuat kandungan kalori keseluruhan menjadi lebih tinggi, walaupun bahan dasarnya dianggap bergizi baik.
  • Menteri Kesehatan menyatakan bahwa mayones bukanlah makanan yang wajib dihindari, namun penggunaannya sebaiknya dikurangi untuk menjaga jumlah kalori yang masuk serta mengurangi potensi peningkatan risiko kegemukan atau diabetes.

ANTS - Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, memperingatkan warga untuk lebih hati-hati saat mengkonsumsi saus mustard.

Melalui akun Instagram pribadinya, @bgsadikin Ia menyampaikan bahwa saus mayones mengandung banyak kalori sehingga bisa menambah asupan energi secara tidak terasa.

Menurut Menteri Kesehatan, banyak orang mengira mereka telah menjalani pola hidup sehat dengan memperhatikan aspek makanannya, namun pada kenyataannya tidak menyadari jumlah kalori yang terkandung dalam bahan tambahan seperti saus atau sambal, misalnya mayones.

Satu sendok makan mayones setara dengan satu gorengan Sebuah sendok makan saus mustard sama dengan satu hidangan yang digoreng Satu takaran mayo ekuivalen dengan satu porsi gorengan Seperti satu sendok makan mentega, ini setara dengan satu camilan gorengan Setengah sendok makan mayonnaise memiliki nilai kalori yang mirip dengan satu potong gorengan

Budi Gunadi Sadikin menyampaikan bahwa kurang lebih 80 persen komposisi saus mayones terdiri dari minyak.

Oleh karena itu, satu sendok makan saus mayones memiliki kira-kira 100 kalori.

Angka ini sama dengan jumlah kalori yang terkandung dalam satu porsi makanan gorengan yang biasa dimakan oleh orang-orang.

Banyak di antara kami merasa sedang menjalani pola hidup sehat, namun justru terkecoh oleh saus pendampingnya. Tahu tidak? Mayones favorit kita kandungan utamanya adalah minyak hingga 80 persen. Dalam satu sendok makan mayones terkandung 100 kalori, yang ternyata setara dengan satu porsi gorengan yang sering kita beli," kata Menteri Kesehatan.

Ia menegaskan bahwa banyak orang memakan mayones dengan porsi yang melebihi satu sendok makan, khususnya saat menyantap hidangan seperti sushi, dim sum tai, atau risol mayo.

Makanan Dimsum Mentay bisa mengandung dua kali lipat kalori

Menteri Kesehatan mengambil contoh perbandingan antara dimsum asli dan dimsum mentai.

Menurutnya, keenam hidangan dim sum asli yang dipanggang memiliki sekitar 300 kalori serta kadar protein yang bagus dan lemak dalam proporsi wajar.

Namun, bila dihidangkan dalam bentuk dim sum mantai dengan ditambahkan kira-kira dua hingga tiga sendok makan saus mustard, jumlah kalorinya bisa mencapai sekitar 600 kalori.

Mayoritas kelebihan kalori ini berasal dari lemak yang ada di dalam saus mayones.

Sushi yang Mengandung Banyak Selada Krim Juga Harus Diperhatikan Sushi Berisi Banyak Saus Mayones Perlu Diwaspadai Hati-Hatilah terhadap Sushi yang Memiliki Banyak Selada Krim Peringatan untuk Sushi yang Terlalu Banyak Menyajikan Selada Krim Kebiasaan Makan Sushi dengan Banyak Selada Krim Patut Dikurangi Mengkonsumsi Sushi yang Penuh dengan Selada Krim Tidak Disarankan Waspadalah terhadap Penambahan Selada Krim berlebihan pada Sushi Pentingnya Mengontrol Penggunaan Selada Krim dalam Sushi Jangan Lupa Waspada terhadap Sushi yang Overdosis Selada Krim Beberapa Orang Wajib Hati-Hati saat Mengonsumsi Sushi dengan Banyak Selada Krim

Selain dim sum mentai, Menteri Kesehatan juga mengingatkan tentang sushi roll yang menggunakan toping mayones secara berlebihan.

Walaupun nasi sashimi menyediakan karbohidrat, protein, dan serat, penambahan saus mayones bisa membuat jumlah kalori menjadi lebih tinggi secara mencolok tanpa menambah nilai gizi yang setara.

Ia mengatakan, masyarakat harus menyadari bahwa mayoritas kalori dalam sushi yang menggunakan saus mayones berasal dari saus itu sendiri.

"Bila dilihat sekilas, sushi roll terlihat sehat karena mengandung karbohidrat, protein, serta serat. Namun cobalah perhatikan bagian atasnya, ada banyak mayonaise yang tidak menyumbangkan nutrisi apa pun, sementara isiannya justru membuat tubuh menjadi gemuk," katanya.

Mayones Bukan Lawan, Tapi Harus Diatur Saus Selada Bukan Rival, Namun Perlu Batasan Kecap Tak Menjadi Musuh, Cukup Terbatas Saja Selada Bukan Ancaman, Tetapi Perlu Kontrol Bahan Tambahan Ini Bukan Bahaya, Hanya Perlu Kebiasaan yang Baik

Selanjutnya, Menteri Kesehatan memperkuat pernyataannya bahwa saus mayones bukan merupakan jenis makanan yang mutlak harus dihindari.

Lemak masih diperlukan oleh tubuh sebagai salah satu komponen nutrisi yang esensial.

Namun, masyarakat harus menyadari bahwa lemak mengandung kepadatan energi yang besar, yakni sekitar 9 kalori per gram, dua kali lipat lebih tinggi daripada protein maupun karbohidrat.

Oleh karena itu, penggunaan saus mayones sebaiknya sesuai dengan keperluan dan tidak berlebihan.

"Memakan wasabi diperbolehkan. Sushi juga diperbolehkan. yang terpenting adalah Anda tahu bahwa satu gulungan sushi tidak hanya terdiri dari nasi dan ikan, tetapi sebagian besar kalorinya berasal dari saus toping ini," ujar Menteri Kesehatan.

Dengan pendidikannya, Menteri Kesehatan menyerukan kepada masyarakat agar lebih waspada terhadap kadar kalori dalam saus dan toping hidangan, bukan hanya pada bahan pokoknya saja.

Dengan memahami kandungan nutrisi dari berbagai jenis makanan, diharapkan masyarakat bisa menyusun pola konsumsi yang lebih sehat agar tingkat kegemukan, diabetes, serta gangguan kesehatan kronis lainnya bisa diminimalkan.

(ANTS/Latifah)

Post a Comment

Previous Post Next Post