Ringkasan Berita:
- Harga biji kakao kering di Kabupaten Aceh Tenggara tetap pada level Rp70.000 per kilogram.
- Harga kelapa sawit kering sedikit turun dari Rp9.000 menjadi Rp8.800 per kilogram.
- Perubahan harga barang dagangan di Aceh Tenggara terkait erat dengan situasi pasar yang ada di kota Medan.
- Para petani berharap harga biji kakao tetap naik sehingga sejalan dengan kenaikan harga bahan kebutuhan dasar.
Jurnalis Tribun Gayo Asnawi Luwi | Aceh Tenggara
ANTS, KUTACANE - Harga biji kakao kering pada level petani di Kabupaten Aceh Tenggara, provinsi Aceh, hari ini, Senin (29/6/2026), tetap stabil.
Berdasarkan data yang dikumpulkan jurnalis Mengutip informasi dari sumber warta Berlandaskan keterangan yang didapat oleh pewarta Menurut laporan yang dihimpun reporter Berkaitan dengan pemberitaan yang dirangkum jurnalisme ANTS Di lapangan, harga biji kakao kering selama tiga hari terakhir tetap berada pada level Rp70.000 per kilogram (kg).
Harga kakao dari Aceh Tenggara tergantung pada tingkat harga yang berlaku di pasar Medan.
Seorang pedagang besar produk pertanian di Aceh Tenggara, Sabri, berbicara kepada para jurnalis ANTS Asnawi Luwi pada Senin (29/6/2026) menyatakan bahwa harga biji kakao yang sudah dikeringkan masih tetap sama dalam tiga hari terakhir.
Di pihak lain, dia menyampaikan bahwa harga kelapa sawit kering merosot sekitar Rp200 per kilogram.
Harga biji kakao kering pada level petani di Aceh Tenggara telah mengalami penurunan selama tiga hari terakhir dan berada di angka Rp70.000 per kilogram.
Namun demikian, harga kelapa sawit kering mengalami penurunan mulai dari Rp9.000 per kilogram menjadi Rp8.800 per kilogram," kata Sabri.
Menurut dia, fluktuasi harga kakao di Aceh Tenggara dipengaruhi oleh tingkat harga yang berlaku di pasar Medan.
"Harga cokelat maupun kenari berfluktuasi sesuai dengan kondisi pasar Medan. Saat ini, harga cokelat kering di tingkat petani relatif stabil sementara harga kenari kering sedikit mengalami penurunan," kata Sabri.
Diketahui bahwa jarak antara Kota Kutacane di Aceh Tenggara dengan Medan adalah kira-kira 211 kilometer (km), yang membutuhkan waktu tempuh sekitar 6 jam.
Harapan Petani Cokelat di Aceh Tengah
Di sisi lain, petani kacang mete, Bono Imran, penduduk Dusun Lawe Sigala Barat, Kecamatan Lawe Sigalagala, menyampaikan bahwa penurunan harga kacang mete sudah terasa oleh para petani.
Ia mengatakan bahwa harga kelapa sawit dahulu pernah mencapai Rp10.000 per kilogram, tetapi secara perlahan menurun menjadi Rp9.000 per kilogram dan saat ini berada pada angka Rp8.800 per kilogram.
Di pihak lain, petani kakao dari Desa Lawe Loning Aman, Kecamatan Lawe Sigala-gala, M Hanif mengatakan bahwa harga kakao yang sudah dikeringkan tetap berada pada level Rp70.000 per kilogram.
"Kami berharap harga kakao terus meningkat atau fluktuatif setiap harinya sehingga harganya sejajar dengan harga kebutuhan pokok dan barang-barang lainnya di pasar Aceh Tenggara," tutupnya.
Diketahui bersama, kacang kakao adalah salah satu produk pertanian utama yang sangat diminati oleh warga Aceh Tenggara dan menjadi mata pencaharian bagi ratusan petani sekaligus memberikan kontribusi signifikan terhadap perkembangan ekonomi wilayah tersebut.
Rincian Harga Kakao Kering
Berikut daftar harga biji kakao kering di Kabupaten Aceh Tenggara pada hari ini, Senin (29 Juni 2026):
- Harga biji kakao kering sebelumnya: Rp70.000 per kilogram
- Harga biji kakao kering pada hari ini adalah sebesar Rp70.000 per kilogram. (*)
Post a Comment