Garuda Indonesia: Visa Belum Selesai, Jamaah Umrah Makassar Tunda Berangkat

Ringkasan Berita:
  • Garuda Indonesia menyampaikan bahwa beberapa calon jamaah umroh dalam penerbangan khusus GA1338 dari Makassar ke Madinah masih tidak bisa terbang lantaran proses pengajuan visa umrah belum rampung sampai tenggat waktu pembatalan pendaftaran boarding.
  • Dari jumlah 393 peserta pendaftar, terdapat 33 orang yang sudah lengkap memenuhi semua syarat berkas keperluan perjalanan.

ANTS Garuda Indonesia memberikan pernyataan terkait kabar yang beredar tentang penerbangan chartered umroh GA1338 dengan rute Makassar-Madina, pada malam Sabtu (27/6/2026).

Berdasarkan informasi tersebut, ratusan calon jamaah haji dari Makassar disebutkan tidak dapat melakukan perjalanan menuju Saudi Arabia dengan menggunakan penerbangan Garuda Indonesia.

Terhadap hal tersebut, Garuda Indonesia mengungkapkan bahwa beberapa calon jamaah masih belum bisa diberangkatkan sesuai jadwal lantaran dokumen perjalanan seperti visa umroh belum terselesaikan sampai tenggat waktu akhir proses check-in sesuai aturan operasional penerbangan international.

Kepala Divisi Komunikasi Perusahaan Garuda Indonesia, Dicky Irchamsyah, menyampaikan bahwa sesuai dengan jadwal yang sudah ditetapkan oleh panitia pelaksana perjalanan, penerbangan GA1338 direncanakan terbang dari Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar, pada hari Sabtu (27/6) pukul 22.20 WITA tujuan ke Bandara Internasional Prince Mohammed bin Abdulaziz, Makkah.

Jumlah total peserta yang mendaftar adalah sebanyak 393 orang.

Sampai tenggat waktu akhir proses check-in, terdapat 33 calon jemaah yang telah memenuhi semua syarat dokumen perjalanan sesuai aturan imigrasi serta regulasi penerbangan global, sehingga bisa diberangkatkan sesuai jadwal yang ditetapkan.

"Garuda Indonesia menyadari keinginan dan ketidakhendak hatian yang dialami oleh calon penumpang yang masih belum bisa melakukan perjalanan seperti yang direncanakan," ujar Dicky dalam pernyataannya resmi kepada ANTS, Senin (29/6/2026).

Pada setiap pelaksanaan penerbangan charter umroh, tambah Dicky, Garuda Indonesia selalu melakukan koordinasi yang sangat aktif bersama pengelola perjalanan serta pihak-pihak yang berkaitan.

Tujuan tersebut adalah untuk menunjang kesiapan dalam pelaksanaan pemberangkatan, termasuk memastikan kelengkapan dokumen perjalanan sebagai bagian dari syarat-syarat perjalanan lintas negara.

Dalam rangka pelaksanaan ibadah umroh yang melibatkan banyak pihak, pengurusan dokumen perjalanan seperti pembuatan paspor bisa dilakukan bersamaan hingga menjelang tanggal keberangkatan.

"Tetapi, Garuda Indonesia tetap menegakkan aturan yang berlaku secara konsisten dengan hanya mengizinkan penumpang yang sudah memenuhi semua persyaratan dokumen perjalanan sesuai standar penerbangan internasional serta ketentuan imigrasi dari negara tujuan," katanya. (*)

Post a Comment

Previous Post Next Post