Ringkasan Berita:
- Ketua DPRD Kabupaten Sorong Selatan, Kadir Anggiluli, mengharapkan agar pemerintah setempat segera mendirikan Panitia Kerja (Pansus) untuk percepatan pembangunan wilayah IMEKKO pada Sidang Paripurna ke-III.
- Penyusunan panitia khusus ini dipandang penting lantaran daerah IMEKKO berada dalam zona pesisir yang menjadi salah satu penyebab turunnya Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kecamatan Sorong Selatan.
- Melalui komite ini, diharapkan instansi teknis bisa beroperasi secara optimal untuk meningkatkan infrastruktur dasar, pelayanan pendidikan, dan kesehatan.
ANTS, TEMINABUAN - Anggota DPRK Kabupaten Sorong Selatan menginginkan pemerintah setempat segera mendirikan Komite Khusus (Pansus) untuk percepatan pembangunan wilayah IMEKKO.
Permohonan ini diajukan oleh Ketua DPRD Sorong Selatan, Kadir Anggiluli, beberapa saat menjelang penutupan Sidang Paripurna III DPRK yang diikuti oleh Bupati Petronela Krenak, Wakil Bupati Yohan Bodory, dan para pejabat pemerintah daerah, pada hari Jumat (26/6/2026).
Pada meja kepemimpinan, Kadir menyampaikan bahwa pembentukan panitia khusus dirasa sangat penting untuk mendorong percepatan pembangunan di daerah IMEKKO, yang selama ini dipandang sebagai salah satu penyebab turunnya Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Sorong Selatan.
Kepada para jurnalis, Kadir menyatakan bahwa usaha untuk meningkatkan mutu pembangunan di Kabupaten Sorong Selatan perlu dimulai dengan pengembangan wilayah IMEKKO.
"Kami menemukan indikator yang menyebabkan rendahnya IPM berada di IMEKKO. Oleh karena itu, panitia khusus ini sangat penting dalam mempercepat pembangunan daerah tersebut," katanya.
Sampai saat ini, selanjutnya, perencanaan pembangunan yang dibuat oleh pemerintah daerah melalui BAPPEDA telah terlihat cukup memadai.
"Tetapi kami meminta maaf, hingga saat ini rekan-rekan OPD teknis masih belum berkinerja optimal," katanya.
Dia mengira salah satu faktor yang menyebabkan tidak optimalnya pelaksanaan program pembangunan ialah terbatasnya dana yang tersedia di setiap OPD.
Area IMEKKO mencakup Distrik Inanwatan, Metemani, Kais, Kokoda, serta Kokoda Utara, yaitu wilayah pantai yang selama ini mengalami sejumlah kendala dalam proses pengembangan.
Keterbatasan akses transportasi, ketidakmerataan infrastruktur dasar, serta kurangnya fasilitas pendidikan dan kesehatan merupakan beberapa tantangan yang dirasa berdampak pada tingkat kehidupan warga di wilayah itu.
Pemimpin DPRK menganggap pembentukan panitia khusus sebagai tindakan strategis untuk memberikan kepada pemerintah sebuah tim yang fokus dalam menganalisis berbagai faktor yang berdampak pada Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di daerah itu.
"Pendidikan perlu berkualitas, layanan kesehatan, fasilitas publik seperti jalan dan jembatan serta rumah warga juga harus memadai, agar kita mampu melewati situasi yang saat ini sedang dihadapi," kata Kadir. (ANTS/astri)
Post a Comment